Bismillahirrahmanirrahim
sekarang yang saya perlukan hanyalah:
Menatap ke depan
Melangkah maju
Dan tidak terperangkap dalam kesedihan maa lalu,
cause ALLAH SWT his lways by our side:)
Rabu, 28 Agustus 2013
Rabu, 13 Juni 2012
kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda....
setelah gagal ikut lomba, mungkin kita bawaanya pingin marah sama diri sendiri, n mungkin juga kita bakal nyerah sama putus asa.tapi ingat kita jangan sampai mudah menyerah sama putus asa.after I followed a competition with my frien beberapa hari yang lalu,kita gagal.rasanya langsung lemas,tapi kita juga sempat ketawa karena kita g belajar sebelum berangkat.from this fact I conclude that kita harus pandai-pandai belajar dari pengalaman.pepatah bilang "experiences is the best teacher". kalau kita gagal, tetap semangat.chicken shoup pernah gagal di 33 penerbit sebelum akhirnya jadi best seller,bahkan Galileo harus dihukum mati sebelum orang-orang mengakui kebenaran teorinya,.kalu kita pernah gagal it's okay.cause jalan selalu punya persimpangan,meski entah dimana.bila tak bisa mundur,kita tak perlu takut,kita selalu bisa berubah arah.so tetap semangat!!!!!!!!!!!!
keep our spirit for education,,,,,
ngomong-ngomong dah lama g prnah ngeblog,,,,hehehe
oh ya stelah uas mgkin kita akan disibukkan dengan berbagai bimbel yang harus kita ikuti.apalagi buat anak-anak yang mau ikutan unas.when we hear about "UNAS" pasti deg-deg an banget kan??????????? sebagai pelajar we must have many spirit for getting our dreams.terkadang mungkin kita trlalu capek dengan banyak tugas sekolah, bimbel dan sebagainya,,,, tapi kita harus ingat bahwa itu semua demi masa depan kita. so we must be smart, for always give our self motivation.karena dengan motivasi kita bisa mendapatkan semangat,,,,
semuanya kenal sama "ken terate" kan? seorang novelis dari yogyakarta,,,, pasti semua pecinta novel teenlit sudah pada kenal.ya! kakak yang satu ini punya motivasi untuk meraih semua impiannya,,,, tentunya dengan usaha keras juga.And now, we know that Niken terate is one of famous novelis di Indonesia.so always keep our spirit for getting our drems."I believe that we can shine this world like the sun which always shining this wold with it shines".tetap semangat okay????????
oh ya stelah uas mgkin kita akan disibukkan dengan berbagai bimbel yang harus kita ikuti.apalagi buat anak-anak yang mau ikutan unas.when we hear about "UNAS" pasti deg-deg an banget kan??????????? sebagai pelajar we must have many spirit for getting our dreams.terkadang mungkin kita trlalu capek dengan banyak tugas sekolah, bimbel dan sebagainya,,,, tapi kita harus ingat bahwa itu semua demi masa depan kita. so we must be smart, for always give our self motivation.karena dengan motivasi kita bisa mendapatkan semangat,,,,
semuanya kenal sama "ken terate" kan? seorang novelis dari yogyakarta,,,, pasti semua pecinta novel teenlit sudah pada kenal.ya! kakak yang satu ini punya motivasi untuk meraih semua impiannya,,,, tentunya dengan usaha keras juga.And now, we know that Niken terate is one of famous novelis di Indonesia.so always keep our spirit for getting our drems."I believe that we can shine this world like the sun which always shining this wold with it shines".tetap semangat okay????????
Kamis, 08 Desember 2011
biar g bosen belajar di sekolah?????
Bentuklah pola pikir kita,belajar bukan hanya untuk sebuah angka atau nilai.
Buat apa sih sebenarnya kita belajar? Belajar itu kan membosankan. Duduk diam, depannya buku atau papan tulis yang tegak berdiri. Toh ujung-ujungnya nilai terus. Itulah pemikiran saya dahulu, mungkin juga pemikiran sebagian dari pelajar yang bosan dengan yang namanya sekolah atau belajar. Eits, tapi tunggu dulu, saya sekarang punya pemikiran yang berbeda.
Ada beberapa alasan kenapa kita harus sekolah, kenapa kita harus belajar. Ini nih, beberapa alasan saya:
Buat bangga orang-orang sekitarmu.
Secara tidak langsung, orang-orang di sekitarmu pun akan bangga dengan prestasi-prestasi yang kamu dapatkan, terlebih lagi itu adalah orangtuamu yang memibingmu dari kecil.Coba deh, bayangin ayah ibumu tersenyum bangga dengan segala prestasi yang kamu dapat. Kamu pastinya seneng juga kan? Tidak ada orangtua yang tidak bangga sama anaknya yang punya prestasi segudang.
Buat apa sih sebenarnya kita belajar? Belajar itu kan membosankan. Duduk diam, depannya buku atau papan tulis yang tegak berdiri. Toh ujung-ujungnya nilai terus. Itulah pemikiran saya dahulu, mungkin juga pemikiran sebagian dari pelajar yang bosan dengan yang namanya sekolah atau belajar. Eits, tapi tunggu dulu, saya sekarang punya pemikiran yang berbeda.
Ada beberapa alasan kenapa kita harus sekolah, kenapa kita harus belajar. Ini nih, beberapa alasan saya:
Buat bangga orang-orang sekitarmu.
Secara tidak langsung, orang-orang di sekitarmu pun akan bangga dengan prestasi-prestasi yang kamu dapatkan, terlebih lagi itu adalah orangtuamu yang memibingmu dari kecil.Coba deh, bayangin ayah ibumu tersenyum bangga dengan segala prestasi yang kamu dapat. Kamu pastinya seneng juga kan? Tidak ada orangtua yang tidak bangga sama anaknya yang punya prestasi segudang.
pendidikan moral juga penting guys!!!!
Satu pertanyaan yang sangat menghantuiku. Mengapa banyak sekali masyarakat Indonesia yang bertingkah laku dan berkelakuan seperti hewan?? Padahal tidak jarang dan bahkan bnayak para pelaku itu mempunyai pendidikan yang tinggi. Kalau dilihat dari faktor pendidikan, seharusnya seseorang yang mempunyai pendidikan tidak akan bertindak yang bukan-bukan dan bisa menjadi contoh bagi orang lain disekitarnya yang nota bene kurang dalam hal pendidikan. Tapi mengapa kelakuan atau akhlak mereka tidak lebih atau bahkan jauh berada dibawah dari orang yang tidak berpendidikan??
Pendidikan di Indonesia pada saat ini cenderung lebih mementingkan aspek akademis tanpa menghiraukan akhlak dan moral para peserta didik. Hal ini bisa kita lihat di sekolah-sekolah dan di universitas-universitas. Sebagai contoh, seseorang murid SMU yang nakal dan suka dengan free seks dapat lulus dari SMU dan meneruskan keperguruan tinggi hanya karena nilainya mencukupi standar kelulusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Coba kita bayang kan apa yang akan terjadi apabila Negara Indonesia ini dipimpin oleh orang yang hanya mempunyai nilai akademis yang tinggi tapi tidak bermoral. apa yang akan terjadi dengan negara ini??
Pendidikan di Indonesia pada saat ini cenderung lebih mementingkan aspek akademis tanpa menghiraukan akhlak dan moral para peserta didik. Hal ini bisa kita lihat di sekolah-sekolah dan di universitas-universitas. Sebagai contoh, seseorang murid SMU yang nakal dan suka dengan free seks dapat lulus dari SMU dan meneruskan keperguruan tinggi hanya karena nilainya mencukupi standar kelulusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Coba kita bayang kan apa yang akan terjadi apabila Negara Indonesia ini dipimpin oleh orang yang hanya mempunyai nilai akademis yang tinggi tapi tidak bermoral. apa yang akan terjadi dengan negara ini??
Selasa, 06 Desember 2011
dampak positif pendidikan
I. PENDIDIKAN FORMAL DAN INFORMAL
A. Dampak positifnya:
1. Dampak positif bagi alumni : Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak terampil menjadi terampil serta menjadi lulusan siap kerja dan siap berprestasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
2. Dampak positif bagi masyarakat : Kepandaian dan keterampilan para alumni yang bekerja keras mengamalkan ilmunya, ditambah dengan hasil penelitian dan penemuan-penemuan ilmiah, mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat, masyarakat merasa diuntungkan olehnya, dan masyarakat membanggakannya dengan rasa senang.
B. Dampak negatifnya :
1. Dampak negatif bagi alumni : Alumni yang mendapat pekerjaan dan karir, yang karena keberhasilannya, dapat mencapai jabatan yang lebih tinggi dari gurunya, berakibat tidak lagi menghargai/ menghormati gurunya, atau bahkan menjadi bersikap sombong, angkuh dan menganggap remeh semua orang disekitarnya. (mudah-mudahan tidak semua alumni demikian)
2. Dampak negatif bagi masyarakat : Masyarakat memberikan praduga berlebihan pada kemampuan alumni, umpama alumni hanya belajar A, B, C. baru sampai C tapi masyarakat menduga kemampuannya sudah sampai Z. sehingga alumni tersebut dibebankan dengan berbagai persoalan, beban kerja, yang di luar batas kemampuannya. Akhirnya, alumni tersebut frustasi dan stress dan masyarakat kecewa dengan prestasinya yang rendah atau di bawah standar.(Munculnya praduga masyarakat tersebut bisa disebabkan karena masyarakat tidak tahu atau karena tuntutan kebutuhan sesaat).
A. Dampak positifnya:
1. Dampak positif bagi alumni : Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak terampil menjadi terampil serta menjadi lulusan siap kerja dan siap berprestasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
2. Dampak positif bagi masyarakat : Kepandaian dan keterampilan para alumni yang bekerja keras mengamalkan ilmunya, ditambah dengan hasil penelitian dan penemuan-penemuan ilmiah, mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat, masyarakat merasa diuntungkan olehnya, dan masyarakat membanggakannya dengan rasa senang.
B. Dampak negatifnya :
1. Dampak negatif bagi alumni : Alumni yang mendapat pekerjaan dan karir, yang karena keberhasilannya, dapat mencapai jabatan yang lebih tinggi dari gurunya, berakibat tidak lagi menghargai/ menghormati gurunya, atau bahkan menjadi bersikap sombong, angkuh dan menganggap remeh semua orang disekitarnya. (mudah-mudahan tidak semua alumni demikian)
2. Dampak negatif bagi masyarakat : Masyarakat memberikan praduga berlebihan pada kemampuan alumni, umpama alumni hanya belajar A, B, C. baru sampai C tapi masyarakat menduga kemampuannya sudah sampai Z. sehingga alumni tersebut dibebankan dengan berbagai persoalan, beban kerja, yang di luar batas kemampuannya. Akhirnya, alumni tersebut frustasi dan stress dan masyarakat kecewa dengan prestasinya yang rendah atau di bawah standar.(Munculnya praduga masyarakat tersebut bisa disebabkan karena masyarakat tidak tahu atau karena tuntutan kebutuhan sesaat).
studying with hearing a music
Tidak sedikit orang yang suka belajar sambil mendengarkan musik, nonton televisi atau mendengarkan radio. Tapi sebenarnya belajar sambil mendengarkan musik tidaklah baik untuk otak. Mengapa?
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan pelajar yang suka mendengarkan musik ketika belajar membawa dampak buruk bagi otak.
Mempelajari materi ujian sambil mendengarkan musik bukanlah hal yang tepat, karena latar belakang musik dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan memori, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi konsentrasi.
Penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Applied Cognitive Psychology ini, dilakukan dengan meminta partisipan mengingat delapan data dalam urutan. Penelitian ini dilakukan di lima kondisi berbeda, yaitu lingkungan yang tenang, diperdengarkan musik yang disukai, musik tak disukai, data tidak stabil (urutan acak) dan data stabil.
Hasilnya, kemampuan mengingat partisipan buruk saat kondisi mendengarkan musik, baik musik yang disukai maupun yang tak disukai, juga saat dilakukan mengacakan data. Sedangkan ingatan paling bagus terjadi ketika berada pada lingkungan yang tenang dengan data yang tetap atau stabil.
"Rendahnya daya ingat partisipan pada saat mendengarkan musik dan mengalami data acak terjadi karena adanya variasi di lingkungan akustik. Hal ini merusak kemampuan untuk mengingat urutan data dan pengulangan," tutur Nick Perham, peneliti dan dosen di School of Psychology, University of Wales Institute di Cardiff, seperti dilansir dari Health24, Jumat (6/8/2010).
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan pelajar yang suka mendengarkan musik ketika belajar membawa dampak buruk bagi otak.
Mempelajari materi ujian sambil mendengarkan musik bukanlah hal yang tepat, karena latar belakang musik dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan memori, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi konsentrasi.
Penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Applied Cognitive Psychology ini, dilakukan dengan meminta partisipan mengingat delapan data dalam urutan. Penelitian ini dilakukan di lima kondisi berbeda, yaitu lingkungan yang tenang, diperdengarkan musik yang disukai, musik tak disukai, data tidak stabil (urutan acak) dan data stabil.
Hasilnya, kemampuan mengingat partisipan buruk saat kondisi mendengarkan musik, baik musik yang disukai maupun yang tak disukai, juga saat dilakukan mengacakan data. Sedangkan ingatan paling bagus terjadi ketika berada pada lingkungan yang tenang dengan data yang tetap atau stabil.
"Rendahnya daya ingat partisipan pada saat mendengarkan musik dan mengalami data acak terjadi karena adanya variasi di lingkungan akustik. Hal ini merusak kemampuan untuk mengingat urutan data dan pengulangan," tutur Nick Perham, peneliti dan dosen di School of Psychology, University of Wales Institute di Cardiff, seperti dilansir dari Health24, Jumat (6/8/2010).
Langganan:
Postingan (Atom)