Bentuklah pola pikir kita,belajar bukan hanya untuk sebuah angka atau nilai.
Buat apa sih sebenarnya kita belajar? Belajar itu kan membosankan. Duduk diam, depannya buku atau papan tulis yang tegak berdiri. Toh ujung-ujungnya nilai terus. Itulah pemikiran saya dahulu, mungkin juga pemikiran sebagian dari pelajar yang bosan dengan yang namanya sekolah atau belajar. Eits, tapi tunggu dulu, saya sekarang punya pemikiran yang berbeda.
Ada beberapa alasan kenapa kita harus sekolah, kenapa kita harus belajar. Ini nih, beberapa alasan saya:
Buat bangga orang-orang sekitarmu.
Secara tidak langsung, orang-orang di sekitarmu pun akan bangga dengan prestasi-prestasi yang kamu dapatkan, terlebih lagi itu adalah orangtuamu yang memibingmu dari kecil.Coba deh, bayangin ayah ibumu tersenyum bangga dengan segala prestasi yang kamu dapat. Kamu pastinya seneng juga kan? Tidak ada orangtua yang tidak bangga sama anaknya yang punya prestasi segudang.
Kamis, 08 Desember 2011
pendidikan moral juga penting guys!!!!
Satu pertanyaan yang sangat menghantuiku. Mengapa banyak sekali masyarakat Indonesia yang bertingkah laku dan berkelakuan seperti hewan?? Padahal tidak jarang dan bahkan bnayak para pelaku itu mempunyai pendidikan yang tinggi. Kalau dilihat dari faktor pendidikan, seharusnya seseorang yang mempunyai pendidikan tidak akan bertindak yang bukan-bukan dan bisa menjadi contoh bagi orang lain disekitarnya yang nota bene kurang dalam hal pendidikan. Tapi mengapa kelakuan atau akhlak mereka tidak lebih atau bahkan jauh berada dibawah dari orang yang tidak berpendidikan??
Pendidikan di Indonesia pada saat ini cenderung lebih mementingkan aspek akademis tanpa menghiraukan akhlak dan moral para peserta didik. Hal ini bisa kita lihat di sekolah-sekolah dan di universitas-universitas. Sebagai contoh, seseorang murid SMU yang nakal dan suka dengan free seks dapat lulus dari SMU dan meneruskan keperguruan tinggi hanya karena nilainya mencukupi standar kelulusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Coba kita bayang kan apa yang akan terjadi apabila Negara Indonesia ini dipimpin oleh orang yang hanya mempunyai nilai akademis yang tinggi tapi tidak bermoral. apa yang akan terjadi dengan negara ini??
Pendidikan di Indonesia pada saat ini cenderung lebih mementingkan aspek akademis tanpa menghiraukan akhlak dan moral para peserta didik. Hal ini bisa kita lihat di sekolah-sekolah dan di universitas-universitas. Sebagai contoh, seseorang murid SMU yang nakal dan suka dengan free seks dapat lulus dari SMU dan meneruskan keperguruan tinggi hanya karena nilainya mencukupi standar kelulusan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Coba kita bayang kan apa yang akan terjadi apabila Negara Indonesia ini dipimpin oleh orang yang hanya mempunyai nilai akademis yang tinggi tapi tidak bermoral. apa yang akan terjadi dengan negara ini??
Selasa, 06 Desember 2011
dampak positif pendidikan
I. PENDIDIKAN FORMAL DAN INFORMAL
A. Dampak positifnya:
1. Dampak positif bagi alumni : Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak terampil menjadi terampil serta menjadi lulusan siap kerja dan siap berprestasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
2. Dampak positif bagi masyarakat : Kepandaian dan keterampilan para alumni yang bekerja keras mengamalkan ilmunya, ditambah dengan hasil penelitian dan penemuan-penemuan ilmiah, mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat, masyarakat merasa diuntungkan olehnya, dan masyarakat membanggakannya dengan rasa senang.
B. Dampak negatifnya :
1. Dampak negatif bagi alumni : Alumni yang mendapat pekerjaan dan karir, yang karena keberhasilannya, dapat mencapai jabatan yang lebih tinggi dari gurunya, berakibat tidak lagi menghargai/ menghormati gurunya, atau bahkan menjadi bersikap sombong, angkuh dan menganggap remeh semua orang disekitarnya. (mudah-mudahan tidak semua alumni demikian)
2. Dampak negatif bagi masyarakat : Masyarakat memberikan praduga berlebihan pada kemampuan alumni, umpama alumni hanya belajar A, B, C. baru sampai C tapi masyarakat menduga kemampuannya sudah sampai Z. sehingga alumni tersebut dibebankan dengan berbagai persoalan, beban kerja, yang di luar batas kemampuannya. Akhirnya, alumni tersebut frustasi dan stress dan masyarakat kecewa dengan prestasinya yang rendah atau di bawah standar.(Munculnya praduga masyarakat tersebut bisa disebabkan karena masyarakat tidak tahu atau karena tuntutan kebutuhan sesaat).
A. Dampak positifnya:
1. Dampak positif bagi alumni : Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak terampil menjadi terampil serta menjadi lulusan siap kerja dan siap berprestasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
2. Dampak positif bagi masyarakat : Kepandaian dan keterampilan para alumni yang bekerja keras mengamalkan ilmunya, ditambah dengan hasil penelitian dan penemuan-penemuan ilmiah, mendatangkan manfaat yang besar bagi masyarakat, masyarakat merasa diuntungkan olehnya, dan masyarakat membanggakannya dengan rasa senang.
B. Dampak negatifnya :
1. Dampak negatif bagi alumni : Alumni yang mendapat pekerjaan dan karir, yang karena keberhasilannya, dapat mencapai jabatan yang lebih tinggi dari gurunya, berakibat tidak lagi menghargai/ menghormati gurunya, atau bahkan menjadi bersikap sombong, angkuh dan menganggap remeh semua orang disekitarnya. (mudah-mudahan tidak semua alumni demikian)
2. Dampak negatif bagi masyarakat : Masyarakat memberikan praduga berlebihan pada kemampuan alumni, umpama alumni hanya belajar A, B, C. baru sampai C tapi masyarakat menduga kemampuannya sudah sampai Z. sehingga alumni tersebut dibebankan dengan berbagai persoalan, beban kerja, yang di luar batas kemampuannya. Akhirnya, alumni tersebut frustasi dan stress dan masyarakat kecewa dengan prestasinya yang rendah atau di bawah standar.(Munculnya praduga masyarakat tersebut bisa disebabkan karena masyarakat tidak tahu atau karena tuntutan kebutuhan sesaat).
studying with hearing a music
Tidak sedikit orang yang suka belajar sambil mendengarkan musik, nonton televisi atau mendengarkan radio. Tapi sebenarnya belajar sambil mendengarkan musik tidaklah baik untuk otak. Mengapa?
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan pelajar yang suka mendengarkan musik ketika belajar membawa dampak buruk bagi otak.
Mempelajari materi ujian sambil mendengarkan musik bukanlah hal yang tepat, karena latar belakang musik dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan memori, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi konsentrasi.
Penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Applied Cognitive Psychology ini, dilakukan dengan meminta partisipan mengingat delapan data dalam urutan. Penelitian ini dilakukan di lima kondisi berbeda, yaitu lingkungan yang tenang, diperdengarkan musik yang disukai, musik tak disukai, data tidak stabil (urutan acak) dan data stabil.
Hasilnya, kemampuan mengingat partisipan buruk saat kondisi mendengarkan musik, baik musik yang disukai maupun yang tak disukai, juga saat dilakukan mengacakan data. Sedangkan ingatan paling bagus terjadi ketika berada pada lingkungan yang tenang dengan data yang tetap atau stabil.
"Rendahnya daya ingat partisipan pada saat mendengarkan musik dan mengalami data acak terjadi karena adanya variasi di lingkungan akustik. Hal ini merusak kemampuan untuk mengingat urutan data dan pengulangan," tutur Nick Perham, peneliti dan dosen di School of Psychology, University of Wales Institute di Cardiff, seperti dilansir dari Health24, Jumat (6/8/2010).
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan pelajar yang suka mendengarkan musik ketika belajar membawa dampak buruk bagi otak.
Mempelajari materi ujian sambil mendengarkan musik bukanlah hal yang tepat, karena latar belakang musik dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk melakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan memori, yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi konsentrasi.
Penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Applied Cognitive Psychology ini, dilakukan dengan meminta partisipan mengingat delapan data dalam urutan. Penelitian ini dilakukan di lima kondisi berbeda, yaitu lingkungan yang tenang, diperdengarkan musik yang disukai, musik tak disukai, data tidak stabil (urutan acak) dan data stabil.
Hasilnya, kemampuan mengingat partisipan buruk saat kondisi mendengarkan musik, baik musik yang disukai maupun yang tak disukai, juga saat dilakukan mengacakan data. Sedangkan ingatan paling bagus terjadi ketika berada pada lingkungan yang tenang dengan data yang tetap atau stabil.
"Rendahnya daya ingat partisipan pada saat mendengarkan musik dan mengalami data acak terjadi karena adanya variasi di lingkungan akustik. Hal ini merusak kemampuan untuk mengingat urutan data dan pengulangan," tutur Nick Perham, peneliti dan dosen di School of Psychology, University of Wales Institute di Cardiff, seperti dilansir dari Health24, Jumat (6/8/2010).
baca novel ngurangin kejenuhan
Biar kalian semua pada gak bosen sama yang namanya belajar...kita boleh kok sekali-kali baca novel biar gak jenuh gitu?????
daripada nanti kita makin pusing karna baca buku pelajaran terus....mendingan refresing baca novel
ehm.djamin yang namanya virus bosen bakal ilang semua deh.....tapi jangan keterusan yah guys bisa-bisa materi pelajarannya pada kabur semua...hehehe
daripada nanti kita makin pusing karna baca buku pelajaran terus....mendingan refresing baca novel
ehm.djamin yang namanya virus bosen bakal ilang semua deh.....tapi jangan keterusan yah guys bisa-bisa materi pelajarannya pada kabur semua...hehehe
Matematika merupakan pelajaran yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang. Hal ini membuat pelajaran yang satu ini dibenci oleh banyak orang. Padahal pelajaran ini benar benar berguna bagi kehidupant kita sehari hari, bahkan bagi orang biasa sekalipun. Para pedagang, tukang Las, tukang bangunan bahkan tukang parkir pun butuh matematika untuk menghitung uang recehan yang ia dapatkan dari pengendara yang memarkirkan kendaraannya. Matematika adalah kunci dari semua pelajaran sains, baik itu Fisika, Ekonomi, Akuntansi dan Kimia karena pelajaran tersebut tidak akan dapat kita pahami tanpa mempelajari terlebih dahulu dasarnya yaitu matematika. Namun yang jadi permasalahan sekarang adalah, bagaimana cara belajar yang baik agar kita dapat menguasai ilmu matematika ini? Harus diingat bahwa tidak cara mudah untuk menguasai matematika ini. Yang ada adalah Cara yang benar dalam belajar matematika. Dibutuhkan kesabaran dan kegigihan yang tinggi untuk berusaha, tapi dengan niat yang kuat saya yakin kita bisa menguasai pelajaran matematika. Ada beberapa tips yang bisa kita tempuh agar kia bisa menguasai Matematika:
1. Luruskan Niat
2. Kenali, pahami lalu Cintai keindahan matematika
3.Kenali, pahami lalu Cintai keindahan matematika
4.banyak-banyak latihan
1. Luruskan Niat
2. Kenali, pahami lalu Cintai keindahan matematika
3.Kenali, pahami lalu Cintai keindahan matematika
4.banyak-banyak latihan
biar g takut sama ujian.......
Untuk sebagian pelajar, ujian sekolah mungkin merupakan hal yang dianggap menakutkan. Tidak sedikit bahkan para pelajar yang mengalami stres ringan saat menjelang ujian. Nah, untuk para pelajar, baik yang akan menghadapi UN (Ujian Nasional) maupun ujian Mid. Test & UAS, berikut beberapa tips yang dapat diikuti:
- Yang paling utama adalah kenali dulu tipe belajarmu seperti apa.
- Meringkas inti sari tiap-tiap mata pelajaran (*jika perlu milikilah buku serba-serbi sendiri yang isinya ringkasan segala materi)
- Sering mengerjakan latihan soal-soal ujian dari tahun-tahun sebelumnya (bank soal)
- Kalau sudah sekiranya cukup menguasi materi ujian – luangkan waktu untuk refreshing, paling tidak 1 minggu sebelum jadwal ujian.
- Persiapkan seluruh peralatan ujian, mulai dari papan ujian, kartu ujian, dan peralatan alat tulis lainnya. Pastikan pula pensil dan hapusan yang digunakan adalah yang berkualitas asli dan terjamin.
- Review kembali inti sari masing-masing pelajaran.
- Menjelang ujian, sering-seringlah mengkonsumsi coklat, karena kandungan coklat baik untuk meningkatkan ingatan seseorang. Hal ini penting untuk mengingat kembali materi pelajaran-pelajaran sebelumnya..
- Nah, malam hari menjelang ujian, beristirahatlah lebih awal. Dan disarankan agar membiasakan meminum susu sebelum tidur karena akan memberikan ketenangan selama tidur dan hal ini baik untuk ingatan di esok harinya.
- Saat pagi hari, dianjurkan untuk sarapan hanya sekedarnya saja (namun tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memicu rasa kantuk, seperti nasi uduk ataupun nasi goreng)
- Sedangkan untuk minuman di pagi harinya, dianjurkan untuk hanya meminum air putih saja… (KENAPA? karena akan menetralisir pikiran dan baik untuk mengingat ingatan, karena sistem kerja otak pun tidak dibuyarkan kembali dengan kandungan-kandungan minuman lainnya)
Langganan:
Postingan (Atom)